News

Trump dan Xi Jinping Akan Bahas Rencana AS Jual Senjata ke Taiwan

Tokyo (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dia dan Presiden China Xi Jinping akan membahas penjualan senjata ke Taiwan saat kedua pemimpin itu bertemu di Beijing pekan ini.

"Saya akan berdiskusi tentang hal itu dengan Presiden Xi," kata Trump dalam sebuah acara di Gedung Putih, Senin (11/5).

Trump mengatakan hal itu untuk menjawab pertanyaan apakah Amerika Serikat seharusnya menjual senjata kepada Taiwan, pulau yang memiliki pemerintahan sendiri tersebut. Dia menambahkan bahwa sesungguhnya Xi Jinping tidak berharap AS menjual senjata ke Taiwan.

"Presiden Xi ingin agar kami tidak melakukannya dan saya akan membahas hal tersebut. Isu tersebut merupakan satu dari banyak hal yang akan saya bicarakan dengan Xi," ujar Trump.

Donald Trump akan melakukan kunjungan ke China dan dijadwalkan bertemu dengan Xi Jinping pada Kamis (14/5) dan Jumat (15/5) di Beijing.

Sementara itu, pernyataan terbaru dari pejabat China mengindikasikan Xi Jinping akan mendesak Donald Trump untuk menghentikan penjualan senjata ke Taiwan, sebuah wilayah yang diperintah secara demokratis tetapi diklaim China sebagai bagian dari wilayahnya.

Seorang pejabat senior Amerika Serikat sebelumnya mengatakan kebijakan AS terhadap Taiwan tidak berubah dan memprediksi tidak akan ada perubahan di masa mendatang.

Berdasarkan Taiwan Relations Act, Amerika boleh membantu Taiwan mempertahankan kemampuan pertahanan diri secara memadai.

Pada Desember lalu, Amerika menyetujui potensi penjualan senjata dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) senilai lebih dari 11 miliar dolar AS (sekitar Rp191,9 triliun) kepada Taiwan.

Langkah tersebut memicu reaksi keras dari China, yang belum menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer untuk membawa Taiwan berada di bawah kendalinya.

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: